JAKARTA - Pasar logam mulia kembali menunjukkan geliat pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026.
Setelah sempat mengalami tekanan dan koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir, harga perak hari ini mulai memperlihatkan tanda-tanda pemulihan.
Penguatan harga ini menjadi perhatian investor, khususnya mereka yang tengah mencari aset lindung nilai di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Perak dikenal memiliki karakter unik karena tidak hanya berfungsi sebagai logam mulia, tetapi juga berperan penting dalam sektor industri. Kombinasi peran sebagai safe haven dan komoditas industri membuat pergerakan harga perak selalu menarik untuk dicermati.
Saat kondisi ekonomi global bergejolak, perak kerap dilirik sebagai alternatif investasi selain emas. Sebaliknya, ketika sektor industri tumbuh, permintaan perak juga cenderung meningkat.
Tren penguatan harga perak hari ini Selasa, 10 Februari 2026, terjadi di sejumlah pasar utama, baik di kawasan Asia maupun di pasar global. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai keberlanjutan tren tersebut dan potensi pergerakan harga ke depan.
Harga Perak 10 Februari 2026 di Pasar Asia
Di kawasan Asia, pergerakan harga perak menunjukkan kecenderungan menguat secara bertahap. Beberapa pusat perdagangan di Asia Tenggara menjadi indikator penting untuk membaca arah pasar regional.
Data dari Vietnam, khususnya Hanoi dan Ho Chi Minh City, memperlihatkan adanya kenaikan tipis harga perak untuk berbagai tingkat kemurnian.
Penguatan ini mencerminkan mulai pulihnya minat pasar setelah fase koreksi yang cukup dalam sebelumnya. Meski kenaikannya belum signifikan, tren ini memberikan sinyal positif bagi investor yang mencermati perak sebagai instrumen investasi jangka menengah.
Harga Perak di Hanoi dan Ho Chi Minh City
Di Hanoi, harga perak domestik tercatat mengalami kenaikan ringan. Untuk perak dengan kemurnian 99,9 persen, harga beli berada di kisaran 2.574.000 VND per ounce, sementara harga jual tercatat sekitar 2.604.000 VND per ounce.
Adapun perak dengan kemurnian lebih tinggi, yakni 99,99 persen, diperdagangkan dengan harga beli sekitar 2.581.000 VND per ounce dan harga jual 2.612.000 VND per ounce.
Jika dikonversi ke satuan kilogram, harga perak 99,9 persen di Hanoi berada di kisaran 68,6 juta hingga 69,4 juta VND per kilogram. Sementara itu, perak 99,99 persen berada di rentang 68,8 juta hingga 69,6 juta VND per kilogram.
Tren serupa juga terlihat di Ho Chi Minh City. Di kota ini, harga perak cenderung sedikit lebih tinggi dibanding Hanoi. Untuk perak 99,9 persen, harga beli tercatat sekitar 2.576.000 VND per ounce dan harga jual 2.609.000 VND per ounce.
Sedangkan perak 99,99 persen diperdagangkan dengan harga beli sekitar 2.583.000 VND per ounce dan harga jual 2.614.000 VND per ounce. Perbedaan tipis ini mencerminkan dinamika pasar lokal yang dipengaruhi permintaan dan distribusi.
Harga Perak di Phu Quy Gold and Gemstone Group
Selain pasar ritel umum, harga perak di Phu Quy Gold, Silver and Gemstone Group juga menunjukkan penguatan. Perusahaan logam mulia besar di Vietnam ini mencatat harga beli perak batangan 999 di kisaran 2.964.000 VND per ounce dan harga jual sekitar 3.056.000 VND per ounce.
Harga produk batangan bermerek biasanya lebih tinggi dibanding pasar umum. Hal ini dipengaruhi oleh premi merek, biaya produksi, serta distribusi. Bagi investor ritel, produk perak batangan bermerek sering dipandang lebih aman, terutama untuk investasi jangka panjang.
Harga Perak Dunia dan Analisis Pasar
Tidak hanya di Asia, harga perak dunia juga menunjukkan tren penguatan. Berdasarkan data perdagangan terbaru, harga perak global berada di kisaran 81,21 dolar AS per ons. Angka ini naik sekitar 3,66 dolar dibandingkan hari sebelumnya.
Jika dikonversi, harga perak global setara sekitar 2,09 juta VND per ounce untuk harga beli dan 2,10 juta VND per ounce untuk harga jual.
Sebelumnya, harga perak sempat melonjak hingga mendekati 120 dolar per ons sebelum terkoreksi ke kisaran 64 dolar per ons. Koreksi tersebut sempat memicu kekhawatiran investor, namun kini pasar mulai menunjukkan pemulihan.
Sejumlah analis menilai koreksi tersebut sebagai fase penyesuaian yang sehat setelah kenaikan harga yang terlalu cepat.
Faktor makroekonomi global masih menjadi pendorong utama pergerakan harga. Ketidakpastian geopolitik, fluktuasi pasar saham, serta perubahan kebijakan suku bunga bank sentral membuat investor kembali melirik aset safe haven seperti perak. Selain itu, pergeseran dana dari aset berisiko ke logam mulia turut meningkatkan permintaan.
Peran Ganda Perak dan Prospek Investasi
Perak memiliki keunggulan karena perannya yang ganda sebagai aset lindung nilai dan komoditas industri. Logam ini digunakan luas dalam industri elektronik, energi terbarukan seperti panel surya, otomotif modern, serta teknologi medis. Karena fungsi tersebut, perak sering disebut sebagai “hybrid metal” oleh analis pasar.
Dari sisi pasokan dan permintaan, data menunjukkan ketersediaan perak fisik di bursa COMEX Amerika Serikat sekitar 103 juta ons, sementara total kontrak terbuka mencapai sekitar 429 juta ons. Ketidakseimbangan ini berpotensi memicu volatilitas harga.
Secara umum, prospek harga perak dinilai masih positif dalam jangka menengah hingga panjang. Meski lebih fluktuatif dibanding emas, perak tetap menarik untuk dipantau sebagai alternatif investasi.
Harga perak hari ini Selasa, 10 Februari 2026, mencerminkan kombinasi faktor safe haven dan kebutuhan industri yang terus berkembang.