JAKARTA - Sebanyak 47 keluarga prasejahtera di Nusa Tenggara Timur kini dapat menikmati sambungan listrik gratis berkat program Light Up The Dream yang dijalankan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT.
Program yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Ramadhan 1447 Hijriah ini menjadi salah satu upaya PLN untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri di rumah mereka.
Penyalaan sambungan listrik dilakukan secara serentak pada 4 Maret 2026 di berbagai wilayah di NTT.
Kehadiran listrik bagi puluhan keluarga tersebut membawa perubahan penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendukung aktivitas rumah tangga dan pendidikan anak-anak.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan energi listrik yang merata bagi masyarakat di berbagai daerah.
Cerita Haru Warga Kupang yang Akhirnya Memiliki Listrik
Salah satu penerima manfaat dari program ini adalah Jumadi Lamin yang tinggal di Kelurahan Liliba, Kota Kupang.
Selama lebih dari satu dekade, rumahnya tidak memiliki sambungan listrik sendiri sehingga aktivitas keluarga menjadi terbatas pada malam hari.
Ketika listrik akhirnya menyala di rumahnya, suasana haru pun tidak dapat disembunyikan.
Jumadi mengungkapkan rasa syukur karena rumahnya kini dapat menikmati listrik seperti rumah-rumah lainnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan sambungan listrik gratis kepada keluarganya.
Dengan adanya listrik, keluarganya kini dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih nyaman.
Inisiatif Sosial Pegawai PLN untuk Masyarakat
Program Light Up The Dream merupakan salah satu kegiatan sosial yang digagas oleh para pegawai PLN di seluruh Indonesia.
Program ini didanai melalui donasi sukarela pegawai PLN yang ingin membantu masyarakat yang belum mampu membayar biaya pemasangan listrik baru.
Dana yang terkumpul dari donasi tersebut kemudian digunakan untuk membiayai proses penyambungan listrik bagi keluarga prasejahtera.
Melalui program ini, para pegawai PLN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan akses listrik.
Program ini juga mencerminkan semangat gotong royong dalam membantu masyarakat memperoleh energi listrik yang layak.
Selain memberikan penerangan di rumah, listrik juga membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai daerah.
Distribusi Sambungan Listrik di Empat Wilayah
Program penyambungan listrik gratis ini menjangkau beberapa wilayah kerja PLN di NTT.
Wilayah PLN UP3 Kupang menerima 12 pelanggan baru yang kini dapat menikmati listrik di rumah mereka.
Sementara itu, wilayah PLN UP3 Flores Bagian Barat menerima 20 sambungan listrik baru melalui program tersebut.
Di wilayah PLN UP3 Flores Bagian Timur terdapat 12 pelanggan baru yang mendapatkan sambungan listrik gratis.
Sedangkan wilayah PLN UP3 Sumba memperoleh tiga sambungan listrik tambahan bagi masyarakat.
Distribusi sambungan listrik ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah di NTT.
Upaya Meningkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT
Pemerintah Provinsi NTT turut memberikan dukungan terhadap program yang dijalankan oleh PLN.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTT, Rosye Maria Hedwine, menyampaikan bahwa program seperti ini sangat membantu masyarakat prasejahtera yang selama ini belum mampu memasang listrik di rumah mereka.
Saat ini rasio elektrifikasi di NTT telah mencapai sekitar 96,46 persen.
Pemerintah daerah berharap angka tersebut dapat terus meningkat hingga mencapai 100 persen sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati listrik.
Sepanjang tahun 2025, berbagai program bantuan listrik telah disalurkan kepada masyarakat di NTT.
Program Bantuan Pasang Baru Listrik dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyalurkan sekitar 10.000 sambungan listrik.
Selain itu, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN juga memberikan lebih dari 3.600 sambungan listrik bagi masyarakat di berbagai wilayah provinsi tersebut.