Aktivitas sahur kini semakin praktis bagi masyarakat pelosok setelah mendapat suplai energi listrik baru dari pihak PLN NTT selama Ramadhan.

Aktivitas sahur kini semakin praktis bagi masyarakat pelosok setelah mendapat suplai energi listrik baru dari pihak PLN NTT selama Ramadhan.

JAKARTA - Kabar menggembirakan datang bagi puluhan keluarga prasejahtera di Nusa Tenggara Timur (NTT). PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT kembali menghadirkan program penyambungan listrik gratis melalui Light Up The Dream (LUTD) yang dilaksanakan dalam rangka Berkah Ramadhan 1447 Hijriah.

Program sosial tersebut dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 4 Maret 2026, dengan memberikan sambungan listrik gratis kepada 47 keluarga yang sebelumnya belum memiliki akses listrik mandiri di rumah mereka.

Kehadiran listrik menjadi momen penting bagi masyarakat penerima manfaat. Selain memberikan penerangan pada malam hari, listrik juga membantu mendukung berbagai aktivitas keluarga seperti belajar, memasak, hingga kegiatan ekonomi skala kecil.

Melalui program ini, PLN terus menunjukkan komitmennya untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat yang tinggal di berbagai wilayah di NTT.

Penyalaan Listrik Simbolis di Rumah Warga Kota Kupang

Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, PLN melakukan penyalaan listrik secara simbolis di kediaman Jumadi Lamin yang berada di Kelurahan Liliba, Kota Kupang.

Selama bertahun-tahun, keluarga Jumadi hidup tanpa sambungan listrik sendiri di rumahnya. Mereka harus menggunakan penerangan sederhana untuk menjalankan aktivitas ketika malam tiba.

Setelah menunggu selama 13 tahun, akhirnya rumah Jumadi dapat menikmati aliran listrik secara resmi. Momen penyalaan listrik tersebut menjadi pengalaman yang penuh haru bagi keluarganya.

Jumadi mengungkapkan rasa syukur karena impian memiliki listrik di rumah akhirnya menjadi kenyataan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah membantu keluarganya mendapatkan sambungan listrik secara gratis.

Bagi keluarga Jumadi, kehadiran listrik memberikan perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendukung aktivitas rumah tangga dan pendidikan anak-anak.

Program Light Up The Dream Berasal dari Donasi Pegawai

Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang lahir dari kepedulian para pegawai PLN di seluruh Indonesia.

Program ini dijalankan melalui donasi sukarela dari pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang belum mampu membayar biaya pemasangan listrik baru.

Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membiayai penyambungan listrik bagi keluarga prasejahtera.

Melalui program ini, para pegawai PLN ingin menunjukkan bahwa semangat gotong royong dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain memberikan penerangan di rumah, listrik juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial PLN terhadap masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses energi listrik.

Sebaran Pelanggan Baru di Berbagai Wilayah NTT

Sebanyak 47 pelanggan baru yang menerima sambungan listrik gratis melalui program ini tersebar di sejumlah wilayah kerja PLN di Provinsi NTT.

Wilayah PLN UP3 Kupang menerima 12 pelanggan baru yang kini dapat menikmati listrik secara mandiri di rumah mereka.

Sementara itu, wilayah PLN UP3 Flores Bagian Barat mendapatkan 20 pelanggan baru yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Di wilayah PLN UP3 Flores Bagian Timur terdapat 12 pelanggan baru yang kini telah menikmati listrik.

Sedangkan wilayah PLN UP3 Sumba memperoleh tiga pelanggan baru yang turut merasakan manfaat dari program tersebut.

Dengan adanya sambungan listrik ini, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses listrik kini dapat menikmati energi listrik yang lebih aman dan stabil.

Kolaborasi Berbagai Program Perluas Akses Listrik

Upaya memperluas akses listrik di NTT juga dilakukan melalui berbagai program bantuan listrik lainnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTT, Rosye Maria Hedwine, menyampaikan apresiasi terhadap program Light Up The Dream yang digagas oleh pegawai PLN.

Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat prasejahtera yang selama ini belum mampu membayar biaya pemasangan listrik baru.

Saat ini rasio elektrifikasi di NTT telah mencapai sekitar 96,46 persen.

Pemerintah daerah berharap angka tersebut dapat terus meningkat hingga seluruh masyarakat di provinsi tersebut memiliki akses listrik.

Sepanjang tahun 2025, berbagai program bantuan listrik telah disalurkan kepada masyarakat di NTT, termasuk melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang menyalurkan sekitar 10.000 sambungan listrik.

Selain itu, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN juga menyalurkan sekitar 3.624 sambungan listrik bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Program Light Up The Dream yang berasal dari donasi pegawai PLN juga turut menghadirkan ratusan sambungan listrik bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah NTT.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index