RAMADAN 2026

Fenomena Blood Moon Warnai Pertengahan Ramadan 2026, Ini Jadwal Lengkapnya Resmi

Fenomena Blood Moon Warnai Pertengahan Ramadan 2026, Ini Jadwal Lengkapnya Resmi
Fenomena Blood Moon Warnai Pertengahan Ramadan 2026, Ini Jadwal Lengkapnya Resmi

JAKARTA - Bulan Ramadan 2026 akan menghadirkan fenomena astronomi menarik berupa gerhana bulan total atau Blood Moon yang diprediksi terjadi pada pertengahan bulan suci tersebut. Peristiwa alam ini menjadi momen langka karena bulan akan tampak berwarna merah pekat sehingga menciptakan pemandangan yang kontras di langit malam Ramadan.

Fenomena alam langka berupa Gerhana Bulan Total atau yang lebih dikenal dengan sebutan Blood Moon (Bulan Darah) diprediksi akan menghiasi langit tepat pada pertengahan bulan suci tersebut. Fenomena ini menjadi istimewa karena rona merah pekat yang menyelimuti permukaan bulan, menciptakan pemandangan kontras yang megah di tengah suasana syahdu malam-malam Ramadan.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) turut mengonfirmasi bahwa fenomena yang akan terjadi pada 3 Maret 2026 ini akan menjadi salah satu gerhana yang paling jelas diamati di berbagai belahan dunia. Dengan durasi dan posisi bulan yang strategis, para ilmuwan memprediksi rona merah pada bulan akan terlihat sangat pekat dan tajam.

Fenomena Blood Moon di Pertengahan Ramadan

Fenomena alam langka berupa Gerhana Bulan Total akan terjadi di pertengahan bulan Ramadan 2026. Fenomena yang akan terjadi pada 3 Maret 2026 ini menjadi perhatian para pengamat astronomi karena bertepatan dengan suasana bulan ibadah umat Islam di berbagai negara.

Menurut kutipan dari National Air and Space Museum, istilah Blood Moon muncul karena warna kemerahan yang dihasilkan saat Bulan berada tepat di bayangan inti (umbra) Bumi. Meskipun sinar matahari terhalang oleh Bumi, atmosfer kita tetap membiaskan cahaya merah dan memantulkannya ke permukaan Bulan. Hasilnya, Bulan tidak hilang sepenuhnya, melainkan tampak bercahaya dengan warna merah kecokelatan yang eksotis.

Fenomena Blood Moon di tengah Ramadan 2026 ini bukan sekadar peristiwa astronomi biasa, melainkan pengingat akan kebesaran alam semesta yang menambah kekhusyukan di bulan suci.

Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana

NASA menyebutkan bahwa distribusi penampakan gerhana ini tidak merata di seluruh dunia. Beberapa wilayah dapat menyaksikan fenomena ini dengan jelas, sementara wilayah lain tidak dapat melihatnya sama sekali karena posisi bulan berada di bawah cakrawala saat gerhana berlangsung.

Wilayah yang dapat melihat jelas meliputi Asia Timur, Australia, kawasan Samudra Pasifik, serta Amerika Utara dan Amerika Tengah. Sementara itu, penduduk di wilayah Afrika dan Eropa tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut.

Khusus untuk pengamatan di Indonesia, fenomena pada 3 Maret 2026 ini dikategorikan sebagai Moonrise Eclipse. Artinya, saat Bulan terbit di ufuk timur pada sore hari, kondisi Bulan sudah dalam keadaan tertutup bayangan gerhana atau sedang dalam proses gerhana.

Jadwal Fase Gerhana di Indonesia

Berikut adalah rincian waktu kejadian agar masyarakat tidak melewatkan momen puncaknya:

Awal Parsial
WIB: 16.50
WITA: 17.50
WIT: 18.50

Awal Totalitas (Bulan mulai memerah)
WIB: 18.04
WITA: 19.04
WIT: 20.04

Puncak Gerhana (Waktu Terbaik)
WIB: 18.34
WITA: 19.34
WIT: 20.34

Akhir Totalitas
WIB: 19.02
WITA: 20.02
WIT: 21.02

Akhir Parsial (Gerhana Berakhir)
WIB: 20.17
WITA: 21.17
WIT: 22.17

Momen Astronomi yang Jarang Terjadi

Gerhana bulan total yang menghasilkan Blood Moon merupakan fenomena astronomi yang tidak terjadi setiap waktu, sehingga menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk mengamatinya. Fenomena ini diperkirakan akan menjadi salah satu gerhana yang paling jelas diamati di berbagai belahan dunia karena posisi bulan yang mendukung proses pengamatan.

Selain memberikan pengalaman visual yang menarik, fenomena ini juga memperlihatkan proses alam ketika cahaya Matahari dibiaskan oleh atmosfer Bumi sehingga menghasilkan warna merah kecokelatan pada permukaan Bulan. Peristiwa tersebut menjadikan Blood Moon sebagai salah satu fenomena langit yang paling dinantikan oleh pengamat astronomi maupun masyarakat umum.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index