5 Rekomendasi Tempat Makan Lokal Trenggalek Tetap Buka Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 11:56:02 WIB
5 Rekomendasi Tempat Makan Lokal Trenggalek Tetap Buka Lebaran

JAKARTA - Setiap momen Lebaran, banyak restoran tutup karena libur hari raya. 

Kondisi ini membuat masyarakat memilih makan di luar rumah sebagai alternatif praktis. Selain mengurangi tenaga untuk menyiapkan hidangan, makan bersama di luar juga menjadi ajang berkumpul yang menyenangkan bersama keluarga, teman, maupun kerabat.

Di Trenggalek, sejumlah tempat makan lokal tetap buka meskipun beberapa baru mulai melayani setelah H+1 Lebaran. Pilihan ini tidak hanya praktis, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner khas daerah, mulai dari ayam lodho legendaris, sompil, nasi gegok, hingga olahan seafood pesisir.

Ayam Lodho Pak Yusuf: Kuliner Legendaris Trenggalek

Ayam lodho adalah hidangan ayam bakar dengan bumbu khas Trenggalek, yang menjadi ikon kuliner daerah. Salah satu tempat populer adalah Ayam Lodho Pak Yusuf, berdiri sejak 1987 dan mempertahankan cita rasa turun-temurun.

Resto ini hanya menyajikan satu menu utama, ayam lodho, tetapi dilengkapi pelengkap seperti kuah, urap-urap, dan nasi putih. Ada paket satu porsi, paket satu kotak, hingga paket spesial. Seporsi dibanderol mulai Rp19 ribu, menjadikannya pilihan ekonomis namun tetap lezat.

Lokasi: Jalan Raya Kedunglurah, Brongkah Wetan, Kedunglurah, Kec. Pogalan, Trenggalek
Jam buka: 07.00–22.00 WIB

Ayam lodho Pak Yusuf sering menjadi tujuan utama bagi pengunjung yang ingin merasakan hidangan tradisional Trenggalek yang autentik. Tekstur ayam empuk berpadu bumbu medok membuat makanan ini digemari berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga.

Sompil Mak Narti Jarakan: Lontong Unik Trenggalek

Sompil adalah variasi lontong berbentuk segitiga menyerupai siput. Hidangan ini menggunakan sayur lodeh berisi tewel, kacang panjang, dan rebung. Disajikan dengan peyek, kerupuk, dan telur asin, membuat sompil kaya rasa dan gurih.

Warung Sompil Mak Narti Jarakan terkenal karena kuah santan creamy yang medok. Warung sederhana dengan tempat duduk lesehan ini cocok untuk dinikmati saat malam hari, termasuk untuk sahur. Suasana sejuk Trenggalek menambah kenyamanan saat bersantap.

Lokasi: Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek
Jam buka: 17.00–00.00 WIB

Sompil menjadi favorit karena porsinya cukup besar, harga terjangkau, dan rasa autentik, sehingga cocok untuk mahasiswa maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner lokal.

Nasi Gegok: Aroma Daun Pisang yang Menggoda

Nasi gegok adalah hidangan tradisional Trenggalek yang dibungkus daun pisang. Nama “gegok” berasal dari geneman godong gedhang, artinya nasi kukus dengan isian sambal teri atau tuna yang dibungkus daun pisang. Aroma daun berpadu nasi hangat dan sambal pedas menciptakan rasa khas dan menggugah selera.

Nasi Gegok Bu Winarti menjadi salah satu tempat populer. Proses memasak masih tradisional menggunakan tungku, memberi cita rasa unik. Hidangan ini biasanya dilengkapi gorengan, seperti tempe tepung dan bola-bola tahu, yang pas sebagai pendamping.

Lokasi: Jalan Trenggalek-Bendungan No.RT.02, Jeruk, Srabah, Kec. Bend., Trenggalek
Jam buka: 06.00–18.00 WIB

Pengunjung disarankan menyiapkan uang tunai karena transaksi masih dilakukan secara cash. Nasi gegok menjadi hidangan yang dicari, baik oleh warga lokal maupun wisatawan, untuk menikmati kuliner autentik Trenggalek.

Bebek Klinting dan Warung Ikan Bakar: Hidangan Gurih dan Segar

Bebek Klinting menyajikan olahan bebek dengan cita rasa medhok dan bumbu kuat. Menu populer antara lain bebek bakar madu, bebek krengseng kemangi, dan asem-asem ayam. Harga menu berkisar Rp12 ribu–Rp23 ribu. 

Selain bebek, pengunjung juga dapat memilih ayam atau iga. Tempat ini nyaman untuk makan bersama keluarga.

Lokasi: Panglima Sudirman No.146 Sebelah Bank Jatim, Sawahan, Trenggalek
Jam buka: 07.00–21.30 WIB

Warung Ikan Bakar Pantai Prigi menghadirkan seafood segar khas pesisir. Menu andalannya termasuk ikan cakalang, pari, benggol, togek, hingga cumi-cumi asap. Hidangan disajikan lengkap dengan nasi, lalapan, dan sambal, sehingga menjadi tujuan wajib bagi pecinta seafood.

Lokasi: Jalan Pantai Prigi, Gares Kidul, Tasikmadu, Kec. Watulimo, Trenggalek
Jam buka: 08.00–21.30 WIB

Kedua tempat ini memastikan masyarakat dapat menikmati santapan gurih dan segar di hari Lebaran, sekaligus merasakan kekayaan kuliner lokal Trenggalek.

Trenggalek Tetap Hidup dengan Kuliner Saat Lebaran

Trenggalek menunjukkan bahwa kuliner lokal tetap hidup meskipun sebagian besar restoran tutup saat Lebaran. Ayam lodho Pak Yusuf, Sompil Mak Narti, Nasi Gegok Bu Winarti, Bebek Klinting, dan Warung Ikan Bakar Pantai Prigi menjadi contoh kuliner tradisional yang tetap bisa dinikmati.

Kunjungan ke tempat-tempat ini memungkinkan masyarakat menikmati hidangan praktis, lezat, dan autentik. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah setelah H+1 Lebaran, namun beberapa tempat biasanya ramai karena bertepatan dengan hari libur.

Dengan tetap beroperasinya kuliner lokal saat Lebaran, Trenggalek berhasil menjaga warisan kuliner tradisional, memberikan pengalaman bersantap yang praktis dan menyenangkan, serta memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada masyarakat luas.

Terkini