JAKARTA - Persaingan perangkat audio untuk kebutuhan gaming semakin berkembang, terutama bagi pengguna yang menginginkan kualitas suara setara headphone audiophile.
Menjawab kebutuhan tersebut, Asus menghadirkan perangkat baru yang tidak hanya fokus pada performa permainan, tetapi juga pengalaman mendengarkan audio berkualitas tinggi. Produk ini dirancang untuk menjembatani dua dunia sekaligus: gaming kompetitif dan reproduksi suara presisi.
Asus resmi merilis headset gaming terbarunya, ROG Kithara, pekan ini. Meski menyasar untuk gamer, headset ini juga cocok untuk pengguna yang audiophile, atau penikmat suara. Berbeda dari headset gaming pada umumnya, perangkat ini dibekali teknologi audio Hi-Fi yang biasanya hanya ditemukan pada headphone kelas atas.
ROG Kithara sendiri merupakan headset gaming dengan kabel yang menggunakan driver planar magnetik berukuran 100 mm.
Driver tersebut diadaptasi dari teknologi milik HiFiMan, produsen perangkat audio audiophile. Berkat teknologi ini, ROG Kithara mampu menghadirkan rentang frekuensi yang luas, mulai dari 8 Hz hingga 55 kHz, dengan tingkat distorsi yang rendah.
Sebagai informasi, Hi-Fi (High Fidelity) sendiri adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kualitas audio yang sangat mendekati suara aslinya.
Dengan audio Hi-Fi, suara yang dihasilkan terdengar lebih jernih, detail, dan seimbang, baik untuk bass, vokal, maupun nada tinggi.
Sederhananya, audio Hi-Fi membuat pendengar bisa mendengar suara seperti yang dimaksudkan oleh pembuat rekaman tanpa banyak perubahan.
Teknologi Planar Magnetik dan Kualitas HiFi
Penggunaan driver planar magnetik berukuran 100 mm menjadi salah satu daya tarik utama ROG Kithara.
Teknologi ini lebih sering ditemukan pada headphone audiophile kelas premium, bukan pada headset gaming konvensional. Adaptasi teknologi dari HiFiMan menunjukkan bahwa Asus ingin menghadirkan standar audio berbeda di segmen gaming.
Rentang frekuensi 8 Hz hingga 55 kHz memungkinkan reproduksi suara yang sangat luas. Nada rendah dapat terdengar lebih dalam, sementara detail nada tinggi tetap terjaga tanpa terdengar tajam berlebihan.
Tingkat distorsi yang rendah juga membantu menjaga kejernihan suara, baik saat digunakan bermain game maupun mendengarkan musik resolusi tinggi.
Pendekatan ini membuat ROG Kithara tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi dan perangkat gaming, tetapi juga sebagai headphone yang mampu memenuhi ekspektasi penikmat audio berkualitas.
Desain Open Back untuk Soundstage Luas
Headset Asus ROG Kithara mengusung desain open-back atau penutup belakang terbuka. Desain ini ditujukan untuk menciptakan soundstage yang lebih luas dan alami, sekaligus membantu pemisahan suara bass, midrange, dan treble agar terdengar lebih jelas saat bermain game maupun mendengarkan musik.
Konsep open-back memungkinkan aliran udara melalui earcup, sehingga suara terasa lebih terbuka dibanding desain tertutup. Dalam konteks gaming, hal ini dapat membantu pemain mengenali arah suara dengan lebih presisi. Sementara untuk musik, panggung suara terasa lebih natural dan tidak terkesan terkurung.
Pendekatan desain ini sejalan dengan konsep Hi-Fi yang diusung. Asus tampaknya menempatkan pengalaman audio sebagai prioritas utama dalam pengembangan ROG Kithara.
Fitur Mikrofon dan Fleksibilitas Konektivitas
Untuk kebutuhan komunikasi, ROG Kithara dilengkapi mikrofon MEMS full-band yang dapat dilepas-pasang. Mikrofon jenis ini dirancang untuk menangkap suara dengan cakupan frekuensi yang lebih luas, sehingga komunikasi terdengar lebih jelas saat bermain gim daring atau melakukan panggilan suara.
Selain itu, headset ini juga menawarkan fleksibilitas koneksi melalui sistem kabel dengan konektor yang dapat diganti, meliputi 4,4 mm balanced, 3,5 mm, dan 6,3 mm, serta adaptor USB-C. Konfigurasi ini memungkinkan pengguna menyesuaikan koneksi sesuai perangkat yang digunakan.
Dengan berbagai opsi konektor tersebut, ROG Kithara kompatibel dengan PC, konsol game, DAC, hingga perangkat mobile. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat audio atau sumber suara.
Harga dan Ketersediaan Pasar
Headset gaming ROG Kithara dirilis dengan harga 299,99 dollar AS atau sekitar Rp 5,04 juta). Harga tersebut menempatkannya di segmen premium, sejalan dengan teknologi audio dan material yang ditawarkan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari Asus mengenai ketersediaan ROG Kithara di pasar Indonesia. Pengguna di Tanah Air masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut terkait distribusi dan jadwal peluncuran resminya.
Dengan kombinasi teknologi planar magnetik, audio Hi-Fi, desain open-back, serta fleksibilitas konektivitas, ROG Kithara hadir sebagai alternatif bagi gamer yang juga mengutamakan kualitas suara tingkat tinggi.
Perangkat ini menjadi contoh bagaimana batas antara headset gaming dan headphone audiophile semakin tipis, menghadirkan pengalaman audio yang lebih menyeluruh bagi pengguna.