UNAIR Perkuat Jejaring Global Bersama IJN Hospital dan IJN University College Malaysia

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:34:44 WIB

JAKARTA - Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperluas jaringan kerja sama internasional di bidang kesehatan dan pendidikan. Pada Rabu (4/2/2026), UNAIR melakukan kunjungan resmi ke Institut Jantung Negara (IJN) Hospital dan IJN University College (IJN UC) di Malaysia, sebuah langkah penting yang ditujukan untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara kedua institusi. Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan protokoler, tetapi dirancang sebagai momentum strategis untuk memperluas dan memperdalam kerja sama yang selama ini telah berjalan, khususnya dalam pengembangan pendidikan kedokteran, riset kardiovaskular, dan layanan kesehatan pasien secara lintas negara.

Dipimpin langsung oleh Rektor UNAIR, delegasi pimpinan universitas menghadiri pertemuan intensif dengan jajaran pimpinan IJN Hospital dan IJN University College. Hadirnya pimpinan UNAIR mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun kolaborasi internasional yang berdampak luas, tidak hanya pada ranah akademik, tetapi juga pada layanan klinis dan kesehatan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

Menguatkan Implementasi Kontrak Kerja Sama yang Ada

Dalam pertemuan tersebut, UNAIR menyampaikan apresiasi terhadap implementasi MoA (Memorandum of Agreement) yang telah berjalan antara kedua institusi. Secara khusus, kerja sama ini telah berhasil melahirkan berbagai program, termasuk program fellowship bagi tenaga medis yang menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi dalam bidang pendidikan dan peningkatan kompetensi profesional. Untuk itu, pihak UNAIR menyambut baik proses transisi pengelolaan program fellowship melalui IJN University College sebagai upaya memperkuat koordinasi akademik dan pengembangan mutu pendidikan.

Transisi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menciptakan sinkronisasi yang lebih baik antara kebutuhan pendidikan medis di Indonesia dengan kompetensi yang dimiliki oleh institusi di Malaysia. Dengan mekanisme baru pengelolaan fellowship tersebut, kedua belah pihak berharap kolaborasi dapat berjalan lebih terstruktur dan memberi manfaat yang lebih luas bagi para peserta program, mahasiswa, tenaga pendidik, serta institusi yang terlibat.

Perluasan Kolaborasi Lintas Fakultas UNAIR

Salah satu hal utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah perluasan cakupan kerja sama lintas unit di lingkungan UNAIR. Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE, MSi, MFin, menyatakan bahwa pertemuan tersebut membuka peluang untuk pengembangan kolaborasi dengan berbagai fakultas, termasuk Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Dengan demikian, jejaring kerja sama tidak lagi terfokus hanya pada kedokteran atau pelayanan klinis saja, tetapi juga mencakup bidang-bidang pendidikan kesehatan lain yang memiliki kesesuaian antara kebutuhan global dan kapasitas sumber daya di kedua institusi.

Diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif antara UNAIR dan pihak IJN melibatkan pembahasan rumusan draf kerja sama yang diperbarui dan akan berlaku lima tahun ke depan. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen kedua institusi untuk menjalin kemitraan jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga pada dampak nyata terhadap layanan kesehatan serta peningkatan standar pendidikan di bidang kesehatan masyarakat dan medis.

Penguatan Fasilitas Pendidikan, Riset Bersama, dan Mobilitas Akademik

Lebih jauh lagi, kedua belah pihak sepakat untuk memperluas ruang kerja sama ke sejumlah sektor strategis yang dianggap krusial dalam menjawab tantangan layanan kesehatan kontemporer. Beberapa poin penting yang direncanakan antara lain:

Observasi klinis dan layanan pasien, yang akan menjadi sarana nyata bagi mahasiswa dan tenaga medis untuk mendapatkan pengalaman langsung layanan jantung dan kardiovaskular yang sesuai dengan standar internasional.

Riset bersama di bidang kardiovaskular, sebuah bidang yang memiliki urgensi global tinggi mengingat penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di banyak negara. Kolaborasi riset ini diharapkan dapat menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas tinggi dan pendekatan baru dalam pencegahan maupun pengelolaan penyakit tersebut.

Mobilitas staf dan mahasiswa melalui skema pertukaran akademik yang memungkinkan kedua institusi saling bertukar pengalaman, kompetensi, dan wawasan lintas negara. Ini akan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa UNAIR serta memperluas jaringan profesional mereka.

Pelatihan keperawatan khusus, terutama yang berkaitan dengan kompetensi keperawatan kritis dan bidang kardiovaskular, menjadi salah satu fokus pengembangan kapasitas SDM. Kolaborasi dalam pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan di Fakultas Keperawatan maupun program sejenis di kedua institusi.

Harapan Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Melalui pertemuan dan diskusi ini, Prof. Madyan menyampaikan harapan besar agar UNAIR dan IJN Hospital serta IJN University College dapat membangun kemitraan yang berkesinambungan dan mengintegrasikan tiga pilar utama pendidikan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran kerja sama ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi institusi, tetapi juga langsung dirasakan oleh masyarakat luas, baik di Indonesia maupun di Malaysia.

Kolaborasi antar-institusi ini menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dan institusi layanan kesehatan dapat bersinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat layanan kesehatan, serta menciptakan peluang penelitian yang relevan secara global. Dengan arah kerja sama yang semakin strategis, kedua belah pihak optimistis dapat menghadirkan dampak positif yang luas dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan ilmu pengetahuan di kawasan Asia dan dunia.

Terkini