PT Unggul Dinamika Utama Ditunjuk Eksplorasi Panas Bumi Kadidia Sulteng

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:46:02 WIB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) resmi menetapkan PT Unggul Dinamika Utama sebagai pelaksana kegiatan survei dan eksplorasi (Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi / PSPE) di wilayah panas bumi Kadidia, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Keputusan itu tertuang dalam pengumuman yang disahkan di Jakarta pada Jumat lalu, dan menjadi bagian penting dari upaya mempercepat pengembangan energi terbarukan di tanah air »

Penetapan ini bukan hanya sekadar pengumuman administratif. Berikut ulasan lengkapnya berdasarkan keputusan panitia seleksi PSPE dan implikasi yang ditimbulkannya terhadap peta energi panas bumi nasional.

Penetapan Calon Pelaksana PSPE Kadidia: Fakta dan Proses

Penetapan PT Unggul Dinamika Utama sebagai calon pelaksana program eksplorasi panas bumi untuk WKP Kadidia didasarkan pada hasil evaluasi panitia pemilihan PSPE yang dilaksanakan oleh EBTKE. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi kompetitif untuk menentukan pihak yang akan menjalankan survei awal dan eksplorasi intensif di WKP panas bumi yang belum dikelola »

Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kadidia sendiri merupakan salah satu kawasan dengan potensi panas bumi di Sulawesi Tengah yang telah dipetakan secara geologi dan geofisika sebagai area prospek panas bumi. Studi geofisika di Kadidia menunjukkan keberadaan reservoir panas bumi di bawah permukaan, dengan struktur bawah tanah yang kondusif untuk sumber energi panas bumi »

Proses penetapan calon pelaksana eksplorasi bukanlah hal sepele. Setiap peserta seleksi PSPE harus mengikuti ketentuan berdasarkan Peraturan Menteri ESDM yang berlaku serta memenuhi berbagai persyaratan administratif dan teknis. Skor evaluasi menjadi salah satu komponen utama dalam menetapkan pemenang tender, menegaskan bahwa PT Unggul Dinamika Utama dinilai memenuhi kriteria yang ditetapkan panitia.

Tanggung Jawab dan Tantangan Pelaksanaan Eksplorasi

Sebagai calon pelaksana PSPE, PT Unggul Dinamika Utama yang merupakan perusahaan kontraktor pertambangan, kini dituntut untuk menyusun dan melaksanakan rencana eksplorasi panas bumi di WKP Kadidia secara komprehensif. Tugas ini meliputi survei geologi lanjutan, pengeboran sumur eksplorasi, pengumpulan data teknis reservoir, serta penyusunan dokumen yang diperlukan untuk menentukan kelayakan komersial dari sumber panas bumi tersebut »

Rangkaian kegiatan ini dikategorikan dalam tahap awal yang sangat krusial bagi pengembangan pans bumi yang sukses. Eksplorasi tahap awal ini kerap dianggap sebagai fase paling menantang dalam pengembangan sumber daya panas bumi, karena biaya dan risiko teknisnya tinggi. Meski begitu, sektor panas bumi menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan porsi energi bersih dalam bauran energi nasional.

Sejalan dengan itu, pelaksana PSPE diwajibkan untuk menempatkan bukti jaminan komitmen eksplorasi, yaitu sebesar 5% dari komitmen total eksplorasi dalam bentuk Standby Letter of Credit (SBLC), dalam jangka waktu tertentu setelah pengumuman. Ketentuan ini ditegaskan oleh Dirjen EBTKE, guna memastikan pelaku usaha serius dan mampu memenuhi komitmen pendanaan eksplorasi sesuai rencana »

Peran PT Unggul Dinamika Utama dalam Lanskap Energi Indonesia

Menetapkannya PT Unggul Dinamika Utama sebagai pelaksana eksplorasi panas bumi di WKP Kadidia menjadi momen penting bagi perusahaan tersebut. Selama ini, PT Unggul Dinamika Utama dikenal sebagai perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Penunjukan ini membuka peluang perluasan peran perusahaan ke sektor energi terbarukan, sekaligus menjadi bagian kontribusi aktor swasta dalam mendorong pemanfaatan sumber daya panas bumi di Indonesia »

Partisipasi pelaku industri seperti PT Unggul Dinamika Utama diyakini bukan hanya sekadar menjalankan tugas eksplorasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem yang lebih luas untuk mendukung target transisi energi Indonesia. Keberhasilan pada proses eksplorasi di WKP Kadidia akan membuka peluang investasi berikutnya untuk tahap pengembangan lebih lanjut jika sumber panas bumi terbukti economically feasible.

Konteks Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia

Penetapan pelaksana eksplorasi WKP panas bumi di Kadidia terjadi dalam konteks yang lebih luas. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM secara aktif melelang dan menetapkan sejumlah wilayah panas bumi baru untuk dieksplorasi dan dikembangkan oleh pihak pelaksana yang kompeten »

Serangkaian program PSPE dan WKP panas bumi lainnya juga tengah berlangsung di wilayah lain di Indonesia. Misalnya, wilayah panas bumi Cubadak Panti di Sumatera Barat yang ditetapkan kepada PT Pertamina Geothermal Energy sebagai calon pelaksana PSPE, menjadi bukti bahwa upaya eksplorasi panas bumi semakin dipacu agar mendukung target bauran energi terbarukan dan pencapaian net zero emission »

Upaya ini menjadi penting dalam jangka panjang, mengingat panas bumi adalah salah satu sumber energi yang relatif bersih dan berkelanjutan, yang sekaligus mampu memberikan alternatif bagi ketergantungan terhadap sumber energi fosil yang berdampak pada emisi karbon.

Kesimpulannya, penetapan PT Unggul Dinamika Utama sebagai pelaksana eksplorasi panas bumi WKP Kadidia menandai langkah konkret diversifikasi peran industri pertambangan dalam sektor energi bersih Indonesia. Ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk membuka peluang lebih luas bagi pengembangan energi panas bumi di seluruh wilayah nusantara, layak menjadi bagian dari strategi transisi energi nasional.

Terkini